News Ticker

Modus Baru, Pencuri Brankas di Rumah Kosong Berpura-pura Jadi Pembantu

By Galeri Bui - October 28, 2014 No Comments

Jakarta - Kasus pencurian brankas di rumah kosong yang terjadi di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Timur berhasil diungkap petugas Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Mereka melakukan aksinya dengan modus berpura-pura menjadi pembantu rumah tangga di rumah korban.

Dari dua kasus yang diungkap Subdit Jatanras dan Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya ini, berhasil ditangkap 8 tersangka dari 2 kelompok yang berbeda. Dua tersangka di antaranya adalah perempuan yang berperan sebagai pembantu di rumah korban.

"Mereka ini sebenarnya pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) yang menyasar brankas atau barang-barang berharga di rumah korbannya. Modusnya ini berpura-pura melamar sebagai pembantu," jelas Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Heru Pranoto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (27/10/2014).

Delapan tersangka ini terbagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama yang ditangkap aparat Subdit Jatanras Polda Metro Jaya yakni Y bin N (40), A alias AP (29), dan seorang perempuan berinisial S'alias SR (38). Kelompok kedua yang ditangkap penyidik Subdit Resmob Polda Metro Jaya yaitu Mualimin alias Imin (22), Nasekhatul Khasanah alias Seha (24), istri dari Imin, Sumarno (49), Sukiman alias Pakde (47) dan Sumarto alias Uda (36).

"Dari kelompok kedua ini masih ada 3 pelaku yang DPO yakni R, B dan C," tambah Heru.

Dijelaskan Heru, para pelaku ini memiliki peran masing-masing. Dua orang perempuan berperan sebagai pembantu, yang lainnya bertugas sebagai sopir, perancang lokasi, pemantau, penadah hingga otak kejahatan.

"Untuk otak kejahatan kelompok kedua yakni tersangka R, dia yang memasukkan tersangka Seha sebagai pembantu rumah tangga di rumah korban," ungkapnya


Setelah diterima sebagai pembantu di rumah korban, kedua pembantu ini bekerja hanya dalam hitungan hari saja. Mereka bertugas melakukan 'penelitian' di rumah korban, sekaligus mengamati situasi dan kondisi di rumah korban, termasuk mencari lokasi di mana harta milik korban disembunyikan.

"Setelah itu, mereka yang bertugas sebagai pembantu ini bertugas melaporkan situasi kepada para pelaku yang berada di luar, kapan bosnya pergi," lanjutnya.

Saat rumah ditinggalkan sang pemilik, para pelaku yang di luar kemudian masuk ke dalam rumah korban sambil membawa peralatan seperti linggis. Mereka lalu mengambil harta benda milik korban.

Seperti kelompok pertama, tersangka SR Cs mencuri 2 unit laptop, 1 buah iPad, 1 buah handphone merek Samsung, 1 buah jam tangan, sejumlah perhiasan emas dan uang tunai Rp 220 ribu, di rumah korban di Kelapa Gading Utara, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara pada 11 Oktober 2014 lalu.

"Tersangka SR, Y dan A ditangkap tanggal 21 Oktober dan 22 Oktober di Perumahan Karawaci, Tangerang dan Semanan, Kalideres, Jakarta Barat," cetusnya.

Sedangkan kelompok Seha Cs, dia mengambil brankas di rumah milik Ny Lieny Marlina di Jl Cempaka Raya Blok E2 No 14, Sawah Barat, Duren Sawit, Jakarta Timur pada tanggal 2 Oktober 2014 lalu. Seha Cs berhasil mengambil 1 buah brankas berisi perhiasan emas, mutiaea, 1 buah cash box, 8 unit telepon genggam, dan dompet.

"Kelompok ini ditangkap tanggal 22 Oktober dan 24 Oktober 2014," pungkasnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman di atas 4 tahun penjara.

No Comment to " Modus Baru, Pencuri Brankas di Rumah Kosong Berpura-pura Jadi Pembantu "